Minggu, 21 Juli 2013

Diujung Telepon

Gelak tawa itu...
Sayup-sayup aku dengar ditelingaku
Yah... Meskipun aku tak pernah lagi mendengarnya, aku masih mengingat dengan jelas gelak tawa milikmu.
Gelak tawa yang aku tahu kau paksakan...
Gelak tawa yang menyimpan kepedihan didalamnya...
Gelak tawa yang kau keluarkan untuk menutupi kesedihanmu,, masalahmu...
Gelak tawa  yang kau lontarkan untuk meyakinkan dirimu sendiri, bahwa kau sedang baik-baik saja.
Aku tak pernah tahu apa sebab sedihmu. Seberat apa masalah yang sedang kau hadapi..
Bahkan aku tidak tahu siapa yang membuatmu seperti ini...
Aku coba mencari tahu, namun tak kunjung kudapati jawabannya.
Yang bisa kulakukan hanya menjadi pendengar setiamu disaat kau butuh hiburan.
Yah... Mungkin aku hanyalah sebuah pilihan disaat kau butuh hiburan..
Hey,, Aku merindukanmu, suaramu, gelak tawamu, cerita konyolmu diujung telepon..
Aku merindukannya,, merindukan percakapan sederhana kita..
Dan entah mengapa, ketika tengah malam aku tak memedulikan kantuk hanya untuk mendengar suaramu diujung telepon..
I'm yearning with you :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar